Benarkah Susu Kambing Memperlancar Produksi ASI?

Klikdokter.com, Jakarta Produksi ASI (Air Susu Ibu) sudah selayaknya dipersiapkan sejak bayi ada di dalam kandungan. Salah satu upaya yang bisa dilakukan ibu hamil untuk memperlancar produksi ASI adalah dengan mengonsumsi asupan tertentu. Salah satu yang direkomendasikan menurut anggapan masyarakat adalah susu kambing. Manfaat susu kambing untuk ibu menyusui sudah diakui membantu memperlancar ASI.

Kelebihan dari susu kambing

Meski tidak terlalu populer dibanding susu sapi, susu kambing ternyata memiliki banyak kelebihan. Berikut ini adalah di antaranya:

1. Tidak menyebabkan peradangan

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa susu kambing tidak menyebabkan radang usus. Itulah sebabnya orang yang alergi susu sapi akan memilih susu kambing untuk memenuhi kebutuhan kalsium tubuhnya.

2. Lebih mudah dicerna usus

Karena memiliki komposisi kimia yang jauh lebih mendekati ASI daripada susu sapi, maka susu kambing lebih mudah dicerna dalam tubuh manusia.

3. Rendah lemak

Dijelaskan dalam situs Global Healing Center, ukuran molekul susu kambing jauh lebih kecil. Ini membuat susu kambing menjadi lebih mungkin mengandung lemak yang lebih sedikit.

4. Tinggi asam lemak

Susu kambing memiliki rata-rata 35 persen asam lemak, sehingga membuatnya lebih bergizi.

5. Bebas dari racun

Pada susu sapi terdapat hormon pertumbuhan sapi dan somatotropin sebagai hormon yang secara artifisial ditambahkan untuk meningkatkan produksi susu. Sedangkan, kambing yang lebih banyak diternak di daerah pinggiran tidak menggunakannya. Sehingga, susu kambing lebih bergizi dan tidak mengandung zat-zat tertentu.

 

Susu kambing untuk mendukung proses menyusui

Dilansir dari Babyologist, mengonsumsi susu kambing secara rutin akan membantu ibu hamil untuk melancarkan ASI, sehingga setelah janin lahir, ASI akan lancar tanpa hambatan.

Dilansir dari situs Whattoexpect.com, secangkir susu kambing memiliki 33 persen lebih banyak kalsium dibanding dengan susu sapi. Kandungan inilah yang disinyalir menjadi salah satu zat pendukung dari produksi ASI tersebut.

Telah dijelaskan pada situs IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) bahwa dalam mempersiapkan kehamilan dan menyusui, nutrisi yang harus dipenuhi adalah karbohidrat, protein, asam amino esensial, lemak esensial, mineral dan vitamin, serta air.

Dari hal tersebut, dr. Atika dari KlikDokter kemudian menjelaskan, “Saat melakukan persiapan untuk menyusui, ibu hamil memang penting untuk mendapatkan asupan protein yang tinggi. Nah, protein tersebut bisa diperoleh dari susu kambing.”

Selain protein tinggi, susu kambing juga mengandung vitamin A yang lebih tinggi dari susu sapi. Vitamin A ini menjadi sumber pencegah infeksi pertama untuk bayi dan ibu yang menyusui.

Tak hanya itu, susu kambing juga mengandung vitamin B2. Dijelaskan oleh dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, vitamin B2 di dalam susu kambing dapat membantu ibu hamil ataupun menyusui dalam membentuk antibody dan sistem imun di dalam tubuh.

Situs kesehatan Baby Center menjelaskan bahwa susu kambing memiliki zat antibodi yang sama seperti yang terdapat pada ASI ibu menyusui. Oleh sebab itu, mengonsumsi susu kambing di masa kehamilan aman bagi ibu dan janin yang dikandung.

Protein tinggi dalam susu kambing memang dapat membantu meningkatkan kelancaran produksi ASI. Meski demikian, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter Anda saat ingin mengonsumsi susu kambing. Tak lupa, pastikan proses pengolahan susu cukup baik dan steril untuk menghindari Anda terjangkit penyakit.

 

Dikutip dari https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3611906/benarkah-susu-kambing-memperlancar-produksi-asi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *